Battlefield 6 Open Beta Bermasalah di Ryzen Generasi Lama

Whisky galore movie – Battlefield 6 Open Beta Bermasalah: EA resmi membuka sesi Open Beta untuk Battlefield 6.
Para gamer dari berbagai platform berbondong-bondong mencoba game FPS terbaru ini.

Namun, laporan terbaru mengungkap masalah performa pada prosesor Ryzen generasi lama, khususnya Ryzen 5 2600.

“Baca Juga: Banner Ineffa vs Citlali Perbandingan Penjualan di Genshin 5.8


Hasil Uji Performa dari PCGamesHardware

Media teknologi PCGamesHardware melakukan pengujian Battlefield 6 Open Beta menggunakan berbagai prosesor.
Salah satu prosesor yang diuji adalah Ryzen 5 2600, yang menjadi syarat minimal dari EA.

Hasilnya, prosesor ini memang mampu menjalankan game dengan framerate rata-rata cukup memadai.
Namun, pengalaman bermain terganggu oleh masalah kestabilan framerate, lag, dan spike pada frametime.

Kondisi ini cukup mengejutkan mengingat Ryzen 5 2600 masih banyak digunakan gamer hingga saat ini.


Penyebab Performa Buruk di Ryzen 5 2600

PCGamesHardware menjelaskan bahwa masalah tersebut bukan berasal dari jumlah core prosesor.
Penyebab utamanya adalah arsitektur Zen+ yang digunakan Ryzen 5 2600.

Arsitektur ini memiliki desain Dual CCX Configuration, di mana setiap CCX berisi tiga core.
Desain tersebut menciptakan latensi saat core berkomunikasi antar-CCX, yang berdampak pada kestabilan framerate.

Latensi tinggi ini memicu peningkatan lag dan spike pada frametime saat bermain Battlefield 6.


Performa pada Ryzen 7 3700X

Tim penguji juga mencoba Battlefield 6 Open Beta menggunakan Ryzen 7 3700X, prosesor yang menjadi rekomendasi resmi EA.
Hasilnya, performa meningkat signifikan dibandingkan Ryzen 5 2600.

Framerate lebih stabil, dan pengalaman bermain terasa lebih mulus.
Meski begitu, PCGamesHardware mencatat bahwa prosesor ini belum mampu memberikan FPS setinggi ekspektasi untuk semua situasi.

Artinya, bahkan prosesor rekomendasi pun masih memiliki batasan saat menjalankan game ini di kondisi tertentu.


Implikasi bagi Pemain Battlefield 6

Masalah ini menjadi perhatian penting bagi gamer yang menggunakan prosesor Ryzen generasi lama.
Meski memenuhi spesifikasi minimum, performa game belum tentu memuaskan di semua aspek.

Bagi pemain yang ingin pengalaman optimal, peningkatan ke prosesor dengan arsitektur lebih baru seperti Zen 2 atau Zen 3 dapat menjadi solusi.

Selain itu, pengembang mungkin perlu mengoptimalkan performa Battlefield 6 untuk prosesor lama melalui pembaruan di masa depan.


Langkah yang Bisa Dilakukan Gamer

Untuk sementara, gamer dengan Ryzen 5 2600 dapat mencoba beberapa langkah berikut untuk mengurangi masalah:

  1. Menurunkan pengaturan grafis ke tingkat sedang atau rendah.
  2. Mengaktifkan opsi pembatasan framerate agar frametime lebih stabil.
  3. Memastikan driver GPU dan pembaruan sistem sudah versi terbaru.
  4. Menutup aplikasi latar belakang yang memakan sumber daya CPU.

Kesimpulan: Battlefield 6 Open Beta Bermasalah

Battlefield 6 Open Beta memberikan gambaran awal performa game di berbagai perangkat keras.
Pengujian PCGamesHardware menunjukkan bahwa Ryzen 5 2600 mengalami kendala pada kestabilan framerate akibat desain arsitektur Zen+.

Sementara Ryzen 7 3700X memberikan hasil lebih baik, masih ada ruang perbaikan dari sisi optimasi game.
Bagi gamer yang menginginkan pengalaman maksimal, upgrade prosesor atau menunggu pembaruan optimasi menjadi opsi yang layak dipertimbangkan.

“Baca Juga: Elemental Reaction Genshin Impact – Panduan Lengkap Terbaru