Whisky galore movie – Paralives akhirnya kembali muncul setelah lama minim kabar. Game life simulation ini pertama kali diumumkan pada Juni 2019.
Awalnya, tim pengembang menargetkan perilisan penuh pada akhir 2025. Namun, mereka memutuskan menunda jadwal tersebut setelah menerima masukan dari playtester.
Para playtester menilai game itu masih membutuhkan banyak penyempurnaan. Karena itu, tim pengembang memilih melanjutkan proses pengembangan agar kualitas game semakin matang.
Kini, setelah tujuh tahun pengembangan, Paralives akhirnya siap memasuki tahap Early Access.
“Baca Juga: Velina dan Norma Resmi Hadir di Zenless Zone Zero 3.0“
Paralives Tawarkan Fitur Life Sim yang Lengkap
Meskipun masih berstatus Early Access, Paralives sudah membawa banyak fitur utama. Game ini bahkan mulai menarik perhatian penggemar genre life simulation.
Pemain dapat mendesain rumah dengan sistem yang fleksibel dan mudah digunakan. Selain itu, pemain juga bisa mengatur warna hampir semua objek menggunakan fitur color wheel.
Game ini menghadirkan kota open world yang mendukung kreativitas pemain. Karena itu, pemain dapat membangun lingkungan sesuai keinginan mereka.
Tim pengembang juga membagi fitur utama ke dalam tiga mode berbeda.
Build Mode Fokus pada Desain Rumah
Mode pertama bernama “Build Mode”. Fitur ini memungkinkan pemain membangun rumah dengan detail yang cukup lengkap.
Pemain dapat mengatur ukuran ruangan, posisi furnitur, hingga bentuk bangunan dengan lebih bebas. Selain itu, sistem desain terlihat sederhana sehingga mudah dipahami pemain baru.
Fitur ini menjadi salah satu daya tarik utama Paralives sejak awal pengembangannya.
Paramaker Beri Kebebasan Kustomisasi Karakter
Mode kedua bernama “Paramaker”. Fitur ini berfokus pada kustomisasi karakter dan hewan peliharaan.
Pemain dapat mengubah penampilan karakter sesuai selera. Selain itu, pemain juga bisa menyesuaikan berbagai detail kecil pada karakter mereka.
Tim pengembang tampaknya ingin memberi kebebasan lebih besar dibanding game life sim lain. Karena itu, banyak penggemar mulai tertarik mencoba fitur ini.
Live Mode Hadirkan Simulasi Kehidupan Sehari-hari
Mode ketiga bernama “Live Mode”. Sistem ini menjadi inti utama gameplay Paralives.
Karakter di dalam game akan menjalani aktivitas sehari-hari mereka. Mereka bisa bekerja, bersosialisasi, hingga melakukan kegiatan rumah tangga.
Pemain dapat mengatur kehidupan karakter secara langsung. Namun, karakter juga tetap bisa menjalani aktivitas sendiri tanpa campur tangan pemain.
Sistem ini membuat dunia game terasa lebih hidup dan dinamis.
Paralives Rilis pada Mei 2026
Tim pengembang memastikan Early Access dimulai pada 25 Mei 2026. Game ini akan tersedia untuk PC dan Mac melalui Steam.
Harga awal Paralives dipatok sebesar 39,99 dolar AS. Tim pengembang juga menyebut harga tersebut akan naik saat game memasuki versi penuh.
Selain itu, mereka berencana menggunakan sistem harga regional Steam. Namun, tim tetap memantau kemungkinan harga yang dianggap tidak adil di beberapa wilayah.
Paralives Tidak Akan Punya DLC Berbayar
Tim pengembang juga membagikan kabar penting lainnya. Mereka memastikan Paralives tidak akan memiliki DLC berbayar.
Semua ekspansi dan konten tambahan nantinya akan tersedia secara gratis. Keputusan ini langsung mendapat respons positif dari komunitas.
Saat ini, tim belum memiliki rencana merilis versi konsol maupun mobile. Mereka masih fokus mengembangkan versi PC dan Mac terlebih dahulu.
Paralives Berkembang dari Proyek Solo
Paralives awalnya hadir sebagai proyek solo kecil. Namun, proyek tersebut berkembang menjadi studio independen bernama Paralives Studio.
Sejak awal, tim pengembang aktif mendengarkan masukan komunitas. Mereka rutin mengadakan voting, survei, dan diskusi dengan pendukung Patreon.
Karena itu, banyak fitur Paralives lahir dari ide komunitas. Tim pengembang juga mencoba menggabungkan fitur populer dari game life sim lain dengan inovasi baru mereka sendiri.
Kini, banyak penggemar berharap Paralives mampu memenuhi ekspektasi saat Early Access dimulai nanti.
“Baca Juga: Speedrunner Crimson Desert Pecahkan Rekor 11 Jam“