Whisky galore movie – Penggunaan AI dalam industri game kembali memicu perdebatan. Kali ini, pemain menduga Call of Duty Modern Warfare 4 menggunakan aset visual buatan AI.
Dugaan tersebut muncul setelah pemain menemukan beberapa elemen aneh dalam beta multiplayer. Mereka menemukan poster, ilustrasi, dan dekorasi yang terlihat seperti hasil gambar AI.
Namun, Infinity Ward dan Activision belum memberikan konfirmasi mengenai dugaan tersebut. Karena itu, pemain belum dapat memastikan asal aset visual yang mereka temukan.
“Baca Juga: Neverness to Everness Raup Rp5,2 Triliun Sejak Rilis“
Pemain Temukan Dugaan Aset AI dalam Map
Setelah beta Modern Warfare 4 dibuka, pemain mulai memeriksa berbagai bagian dalam map. Mereka kemudian membagikan sejumlah temuan melalui media sosial.
Salah satu temuan muncul pada sebuah van yang memiliki ilustrasi bergaya webtoon. Pengguna X, @DANNYonPC, membagikan gambar tersebut kepada komunitas.
Beberapa pemain kemudian menemukan kejanggalan pada ilustrasi tersebut. Mereka menyoroti bentuk kerah, simpul dasi, rambut, dan perubahan bayangan.
Pemain juga menemukan kejanggalan lain pada mesin permen bergambar harimau. Mereka menilai bentuk aksesori karakter dalam gambar terlihat kurang alami.
Selain itu, pemain menemukan iklan makanan ringan dengan keanehan visual serupa. Temuan tersebut kemudian memperkuat dugaan penggunaan AI dalam pembuatan aset.
Dugaan Penggunaan AI Belum Mendapat Konfirmasi
Meskipun pemain menemukan sejumlah kejanggalan, mereka belum memiliki bukti pasti. Kesalahan visual juga tidak selalu menunjukkan penggunaan AI.
Ilustrator manusia juga dapat menghasilkan gambar dengan detail yang kurang sempurna. Karena itu, komunitas sebaiknya tidak langsung menyimpulkan penggunaan AI.
Infinity Ward dan Activision juga belum menjelaskan sumber aset tersebut. Kedua perusahaan juga belum mengonfirmasi apakah AI membantu proses pembuatannya.
Dengan demikian, isu tersebut masih berada pada tahap dugaan. Pengembang perlu memberikan penjelasan agar komunitas mendapatkan informasi yang lebih jelas.
Komunitas Gamer Berikan Pendapat Berbeda
Temuan tersebut langsung memunculkan berbagai reaksi dari komunitas Call of Duty. Sebagian pemain menolak penggunaan AI untuk aset visual dalam game besar.
Mereka menilai ilustrator manusia tetap penting untuk membangun identitas setiap map. Poster, iklan, dan dekorasi juga dapat memperkuat suasana dunia permainan.
Namun, sebagian pemain memiliki pandangan berbeda. Mereka menganggap penggunaan AI pada dekorasi tidak terlalu memengaruhi pengalaman bermain.
Kelompok tersebut meminta Infinity Ward memprioritaskan aspek gameplay. Mereka ingin pengembang memperbaiki senjata, desain map, koneksi, dan keseimbangan permainan.
Perdebatan tersebut menunjukkan perbedaan pandangan mengenai peran AI dalam pengembangan game. Industri game sendiri terus menghadapi diskusi serupa dalam beberapa tahun terakhir.
Infinity Ward Masih Punya Waktu Memperbaiki Aset
Modern Warfare 4 masih menjalani tahap beta sebelum peluncuran resmi. Karena itu, Infinity Ward masih memiliki kesempatan memperbaiki berbagai aset dalam game.
Pengembang dapat meninjau kembali ilustrasi yang mendapat kritik dari pemain. Mereka juga dapat mengganti aset jika menemukan masalah dalam proses produksi.
Call of Duty Modern Warfare 4 dijadwalkan meluncur pada 23 Oktober 2026. Hingga saat itu, komunitas kemungkinan terus mengamati perkembangan game tersebut.
Kini, keputusan Infinity Ward mengenai aset visual menjadi perhatian pemain. Apakah pengembang akan memberikan klarifikasi atau memperbaiki aset tersebut sebelum peluncuran?
“Baca Juga: Aion 2 Siap Rilis Global, Intip Gameplay Terbarunya“