Developer Gears of War: E-Day Cemas Hadapi PHK

Whisky galore movie – Peluncuran Gears of War: E-Day seharusnya membawa kebanggaan bagi The Coalition sebagai pengembang game tersebut.

Namun, kabar mengenai potensi PHK membuat suasana internal studio justru terasa penuh kekhawatiran.

Laporan Eurogamer menyebut moral sejumlah karyawan The Coalition kini berada pada titik rendah.

Sebelumnya, banyak karyawan masih optimistis terhadap komitmen Xbox terhadap masa depan studio.

Namun, situasi internal mulai berubah setelah beberapa karyawan kehilangan pekerjaan.

“Baca Juga: Redeem Code Sambung Kata Roblox Oktober 2026“

PHK Mulai Mempengaruhi Moral Karyawan

Juan Vaca, Story Director Gears of War: E-Day, menjadi salah satu karyawan yang terkena PHK.

Kabar tersebut membuat kekhawatiran semakin besar di antara karyawan The Coalition.

Selain itu, beberapa sumber internal mengklaim perusahaan juga memberhentikan staf lain.

Mereka menyebut sejumlah PHK terjadi secara diam-diam dalam beberapa pekan terakhir.

Kondisi tersebut membuat karyawan yang masih bekerja semakin khawatir terhadap masa depan mereka.

Karena itu, suasana setelah peluncuran game tidak sepenuhnya membawa kegembiraan bagi tim developer.

Bonus Kinerja Menambah Kekhawatiran Developer

Karyawan The Coalition juga menghadapi persoalan lain terkait bonus kinerja.

Menurut laporan tersebut, studio memiliki skema bonus yang berkaitan dengan skor Metacritic.

Perusahaan menjadwalkan pembayaran bonus tersebut pada akhir Oktober.

Namun, karyawan harus tetap memiliki status sebagai pegawai aktif ketika perusahaan membayar bonus.

Karena itu, rumor PHK setelah peluncuran game memicu kekhawatiran tambahan.

Sejumlah karyawan khawatir Microsoft dapat melakukan PHK sebelum pembayaran bonus berlangsung.

Namun, laporan tersebut belum membuktikan bahwa Microsoft merencanakan PHK untuk menghindari pembayaran bonus.

Informasi tersebut masih berasal dari kekhawatiran dan sumber internal yang dikutip laporan.

Developer Menahan Perayaan Kesuksesan Game

Situasi tersebut menciptakan kondisi yang cukup ironis bagi tim The Coalition.

Gears of War: E-Day mendapat respons positif dari berbagai pihak setelah peluncurannya.

Namun, sebagian karyawan memilih menahan perayaan atas pencapaian game tersebut.

Mereka bahkan mempertimbangkan kondisi pekerjaan hingga beberapa bulan setelah peluncuran.

Langkah tersebut menunjukkan besarnya kekhawatiran yang berkembang di lingkungan internal studio.

Selain itu, karyawan juga menghadapi ketidakpastian mengenai arah The Coalition setelah peluncuran game.

Rumor Restrukturisasi The Coalition Ikut Muncul

Kekhawatiran mengenai masa depan studio juga memunculkan berbagai spekulasi.

Salah satu rumor menyebut Microsoft mungkin melakukan restrukturisasi terhadap The Coalition.

Spekulasi tersebut juga mengaitkan kemungkinan perubahan dengan Activision.

Beberapa studio Xbox sebelumnya memang mengalami perubahan struktur organisasi.

Namun, informasi mengenai restrukturisasi The Coalition belum mendapat konfirmasi resmi.

Karena itu, publik masih perlu menunggu informasi dari Microsoft atau The Coalition.

Masa Depan The Coalition Masih Menjadi Perhatian

Potensi PHK menjadi perhatian besar bagi karyawan setelah peluncuran Gears of War: E-Day.

Namun, laporan mengenai rencana tersebut belum memberikan kepastian mengenai jumlah karyawan terdampak.

Selain itu, Microsoft juga belum mengumumkan keputusan resmi mengenai masa depan The Coalition.

Dengan demikian, perkembangan situasi internal studio masih perlu mendapat perhatian.

Sementara itu, The Coalition tetap menghadapi tantangan untuk menjaga tim dan melanjutkan pengembangan game berikutnya.

Karyawan tentu membutuhkan kepastian mengenai masa depan pekerjaan mereka.

Untuk saat ini, publik masih menunggu informasi resmi mengenai langkah Microsoft terhadap The Coalition.

“Baca Juga: Capcom Siapkan RE Engine dengan Dukungan Teknologi AI“