Whisky galore movie – Nexon Games memperkenalkan berbagai konten baru dalam siaran langsung perayaan 5,5 tahun Blue Archive.
Salah satu pengumuman terbesar adalah hadirnya sistem pity baru.
Sistem tersebut akan menggantikan sistem Spark yang telah digunakan sejak game dirilis.
Namun, banyak pemain justru menyambut perubahan itu dengan kritik.
Komunitas Blue Archive, yang dikenal sebagai Sensei, menilai sistem baru memberikan keuntungan lebih sedikit dibandingkan sistem sebelumnya.
Akibatnya, gelombang protes langsung muncul di berbagai platform.
“Baca Juga: Panduan Mirror Dungeon Limbus Company untuk Pemula“
Blue Archive Dibanjiri Ulasan Negatif di Steam
Protes pemain tidak berhenti di media sosial.
Banyak pemain kemudian memberikan ulasan negatif di halaman Blue Archive di Steam.
Akibatnya, status ulasan terbaru game tersebut berubah menjadi Mostly Negative.
Saat artikel sumber ditulis pada 27 Juli 2026, lebih dari 800 pemain memberikan ulasan negatif.
Sehari setelah pengumuman sistem pity, hampir 500 ulasan negatif sudah muncul.
Lonjakan tersebut menunjukkan besarnya penolakan dari komunitas.
Cara Kerja Sistem Pity Baru
Sistem pity baru menggunakan mekanisme yang umum pada banyak game gacha modern.
Pemain memiliki peluang 50 persen untuk memperoleh karakter yang sedang mendapatkan peningkatan peluang setelah 100 kali gacha.
Jika pemain gagal mendapatkan karakter tersebut, sistem menjamin karakter itu pada tarikan ke-200.
Namun, sistem akan mengatur ulang hitungan pity setelah pemain memperoleh karakter yang sedang meningkat peluangnya.
Karena itu, pemain harus memulai kembali perhitungan dari awal.
Mekanisme tersebut mengingatkan banyak pemain pada sistem yang digunakan beberapa game gacha populer lainnya.
Sistem Spark Lama Dinilai Lebih Menguntungkan
Sebelumnya, Blue Archive menggunakan sistem Spark.
Setiap gacha selalu menambah poin Spark.
Poin tersebut tetap tersimpan meski pemain sudah memperoleh karakter unggulan.
Selain itu, sistem tidak menghapus poin selama banner dalam satu event masih berlangsung.
Keuntungan tersebut memberi pemain fleksibilitas yang lebih besar.
Mereka dapat mengumpulkan hingga 200 poin.
Selanjutnya, mereka bisa menukar poin itu dengan karakter pilihan pada banner yang masih aktif.
Bahkan, pemain yang sudah memiliki 190 poin hanya perlu melakukan sepuluh tarikan tambahan.
Setelah mencapai 200 poin, mereka langsung dapat menukar karakter yang diinginkan.
Karena itu, banyak pemain menganggap Spark lebih ramah bagi pengguna.
Alasan Pemain Menolak Perubahan
Banyak pemain merasa sistem pity baru mengurangi nilai dari setiap gacha.
Mereka juga khawatir harus mengulang perhitungan setelah memperoleh karakter unggulan.
Sebaliknya, sistem Spark memberi kebebasan lebih besar dalam mengelola poin.
Pemain juga dapat merencanakan penggunaan gacha dengan lebih efisien.
Perbedaan tersebut menjadi alasan utama munculnya kritik.
Sebagian pemain berharap Nexon Games mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.
Nexon Games Hadapi Tekanan dari Komunitas
Review bomb di Steam menunjukkan besarnya perhatian komunitas terhadap perubahan sistem gacha.
Hingga kini, Nexon Games belum mengumumkan perubahan terhadap sistem pity yang baru diperkenalkan.
Meski demikian, respons komunitas kemungkinan menjadi masukan penting bagi pengembang.
Kini, banyak pemain menunggu langkah berikutnya dari Nexon Games.
Keputusan perusahaan akan menentukan apakah sistem pity tetap digunakan atau mengalami penyesuaian setelah menerima berbagai masukan dari komunitas Blue Archive.
“Baca Juga: Map Meccha Chameleon Sebarkan Malware, Pemain Diminta Waspada“