Whisky galore movie – Masaki Fujita membagikan fakta menarik tentang proses pengembangan Nioh 3.
Ia menyebut Lies of P sebagai salah satu sumber inspirasi utama.
Dalam wawancara eksklusif dengan PC Gamer, Fujita menjelaskan alasan di balik pilihan tersebut.
Ia menilai Lies of P memberikan pendekatan segar dalam desain pertarungan.
“Baca Juga: Jurus Mabuk Henry Kalahkan 5 Juta Musuh di KCD2“
Lies of P Menginspirasi Desain Bos dan Musuh
Fujita menjelaskan pengaruh besar Lies of P pada desain bos di Nioh 3.
Ia mengagumi kreativitas visual dan variasi karakter bos dalam game tersebut.
Setiap bos di Lies of P memanfaatkan desain unik mereka.
Pola serangan dan animasi bos terasa selaras dengan karakter masing-masing.
Fujita kemudian membawa ide tersebut ke dalam desain yokai di Nioh 3.
Yokai berperan sebagai musuh utama dengan ciri visual yang kuat.
Tim pengembang merancang serangan yokai berdasarkan identitas visual mereka.
Pendekatan ini membuat pertarungan terasa lebih hidup dan beragam.
BACA DAN LIHAT JUGA: Tribut Laksamana Muda TNI Purn Edi Sucipto, S E , M M , M Tr Opsla:
Tribut Laksamana Muda TNI Purn Edi Sucipto, S E , M M , M Tr Opsla – #IndonesiaHebatWajibKitaJaga
Mekanik Pertarungan Jadi Pelajaran Penting
Fujita juga menyoroti mekanik pertarungan Lies of P.
Ia menilai sistem bertahan dan menghindar terasa presisi.
Menurutnya, mekanik tersebut menuntut konsentrasi dan perhitungan matang.
Hal itu mendorong pemain memahami pola serangan musuh.
Fujita menerapkan konsep serupa dalam pertempuran Nioh 3.
Ia ingin setiap pertarungan bos terasa menantang dan dinamis.
Ia menyebut variasi gerakan bos sebagai sumber inspirasi utama.
Inspirasi tersebut membantu tim menciptakan serangan yokai yang lebih ekspresif.
Pernyataan Langsung dari Masaki Fujita
Fujita menyampaikan kesannya secara terbuka dalam wawancara tersebut.
Ia mengaku sangat menikmati pertarungan melawan bos di Lies of P.
Menurutnya, desain bos dan gaya serangan memberikan stimulasi kreatif.
Ia merasa pengalaman itu sangat membantu saat merancang aksi yokai.
Fujita menilai setiap bos memanfaatkan ciri khas visual mereka secara maksimal.
Hal tersebut menciptakan pertarungan yang berkesan dan penuh gaya.
Fujita Juga Belajar dari Game Lain
Selain Lies of P, Fujita mempelajari karya lain dari Koei Tecmo.
Ia menyebut Wo Long: Fallen Dynasty sebagai referensi penting.
Ia juga mengambil pelajaran dari Rise of the Ronin.
Kedua game tersebut memengaruhi pengembangan dunia di Nioh 3.
Fujita fokus mengembangkan aspek dunia yang lebih luas.
Banyak penggemar meminta eksplorasi yang lebih terbuka.
Tim pengembang merespons permintaan tersebut dalam Nioh 3.
Mereka merancang area yang lebih variatif dan terhubung.
Nioh 3 Hadir dengan Pengalaman Lebih Kaya
Nioh 3 resmi rilis pada 6 Februari 2026.
Game ini tersedia untuk PC dan PlayStation 5.
Pemain kini menghadapi roster musuh yang lebih beragam.
Setiap musuh memiliki ciri khas dan pola serangan unik.
Game ini tetap mempertahankan identitas strategis khas seri Nioh.
Namun, sentuhan inspirasi baru memperkaya pengalaman bermain.
Kesimpulan
Masaki Fujita menunjukkan keterbukaan terhadap inspirasi dari game lain.
Lies of P memberi pengaruh besar pada desain dan mekanik Nioh 3.
Pendekatan ini memperkuat kualitas tanpa menghilangkan jati diri seri.
Nioh 3 kini hadir sebagai evolusi yang lebih matang dan kreatif.
“Baca Juga: Microsoft Siapkan Strategi Baru untuk Xbox Game Pass“