Whisky galore movie – Doom Berhasil Dicoba: Game Doom dikenal sebagai salah satu game FPS paling legendaris sepanjang masa.
Game buatan id Software ini punya sejarah panjang dalam dunia video game.
Selain populer karena gameplay, Doom juga terkenal ramah platform.
Gamer sering menjadikannya bahan eksperimen untuk dijalankan di perangkat unik.
Mulai dari mesin kasir, kalkulator, hingga printer pernah jadi “korban” uji coba Doom.
Dan kini, ada percobaan baru yang cukup mengejutkan.
“Baca Juga: Poster Game Physint Hideo Kojima Resmi Dipamerkan“
Content Creator Coba Mainkan Doom di Vape
Seorang kreator konten bernama Aaron Christophel mencoba ide gila ini.
Ia berusaha menjalankan Doom di perangkat Vape bernama Pixo Aspire.
Vape seharga $30 ini sebenarnya bukan perangkat gaming.
Namun, Vape tersebut memiliki prosesor Arm Cortex M4 32-bit dan memori 384 kB.
Selain itu, tersedia juga RAM sebesar 64 kB yang terbilang terbatas.
Dengan spesifikasi sederhana itu, Aaron tetap mencoba membuat Vape menjalankan Doom.
Hampir Bisa Berjalan Secara Native
Aaron menjelaskan bahwa idenya hampir berhasil diwujudkan.
Sayangnya, Vape tersebut kekurangan sedikit RAM agar Doom bisa berjalan secara native.
Dengan kata lain, Doom hampir bisa dimainkan langsung di perangkat Vape itu sendiri.
Meski begitu, eksperimen ini membuktikan kreativitas dan rasa penasaran seorang gamer.
Menurut Aaron, jika RAM Vape sedikit lebih besar, Doom bisa berjalan tanpa bantuan tambahan.
Solusi Alternatif untuk Menjalankan Doom
Karena keterbatasan RAM, Aaron mencoba cara lain untuk mewujudkan eksperimennya.
Ia membuat Vape menampilkan output dari PC yang menjalankan Doom.
Caranya dengan menghubungkan perangkat Vape ke komputer menggunakan kabel USB Type-C.
Dengan trik ini, layar Vape bisa menampilkan gameplay Doom secara penuh.
Jadi, sebenarnya PC yang menjalankan game, lalu layar Vape hanya menjadi display.
Meskipun begitu, eksperimen ini tetap menarik perhatian banyak gamer.
Reaksi Gamer terhadap Eksperimen Doom Vape
Video yang diunggah Aaron di YouTube menarik perhatian komunitas game.
Banyak gamer merasa terhibur dengan kreativitas unik ini.
Sebagian menyebut eksperimen tersebut sebagai bukti bahwa Doom memang bisa dijalankan di mana saja.
Sebagian lain kagum dengan usaha teknis yang dilakukan.
Walaupun hasilnya belum sepenuhnya native, ide ini sudah sangat menarik.
Apalagi, Doom memang terkenal sebagai game yang selalu diuji di perangkat aneh.
Kesimpulan: Doom Tetap Jadi Ikon Eksperimen Gaming
Eksperimen Doom di Vape membuktikan dua hal sekaligus.
Pertama, Doom memang game abadi yang tidak pernah habis dijadikan bahan uji coba.
Kedua, kreativitas gamer sering menghadirkan kejutan di luar logika.
Meskipun belum bisa berjalan native, usaha ini tetap jadi hiburan menarik.
Siapa tahu, di masa depan ada Vape dengan RAM cukup untuk menjalankan Doom.
Jika itu terjadi, maka legenda Doom di perangkat unik akan terus berlanjut.