Whisky galore movie – Ashes of Creation merupakan game MMORPG ambisius dengan konsep klasik modern.
Intrepid Studios mengembangkan game ini hampir sepuluh tahun.
Game tersebut baru memasuki tahap alpha setelah proses panjang.
Namun, kabar buruk kini mengguncang komunitas pemain global.
Studio pengembang dilaporkan melakukan pemutusan hubungan kerja besar-besaran.
Situasi ini memunculkan pertanyaan tentang kelanjutan pengembangan game.
“Baca Juga: 10 Game Trending di Steam Februari 2026, Paling Ramai Dimainkan“
CEO Sampaikan Pengunduran Diri Lewat Discord
Kabar ini pertama kali muncul melalui server Discord resmi Ashes of Creation.
Pendiri sekaligus Creative Director, Steven Sharif, menyampaikan pernyataan langsung.
Ia menyatakan bahwa dirinya terpaksa mengundurkan diri dari perusahaan.
Steven mengaku kehilangan kendali perusahaan setelah perubahan struktur internal.
Ia menolak beberapa keputusan dewan karena alasan etika dan prinsip pribadi.
Keputusan tersebut mendorongnya mundur sebagai bentuk protes terbuka.
Pengunduran Diri Picu PHK Massal
Setelah Steven mundur, pimpinan senior lain juga memilih keluar.
Langkah tersebut menciptakan kekosongan besar di struktur manajemen studio.
Dewan perusahaan kemudian mengirimkan pemberitahuan WARN Act.
Pemberitahuan ini menandakan rencana PHK dalam skala besar.
Sebagian besar karyawan Intrepid Studios akhirnya kehilangan pekerjaan.
Kondisi ini langsung memicu spekulasi soal masa depan Ashes of Creation.
Banyak pemain menduga pengembangan game akan segera berhenti.
Komunitas Curigai Dugaan Penipuan Lama
Ashes of Creation sejak lama memicu perdebatan di komunitas.
Sebagian pemain menuduh proyek ini sebagai penipuan berkedok pengembangan.
Tuduhan tersebut kembali mencuat di forum komunitas Steam.
Netizen menyoroti potensi skema “pump and dump” dalam pendanaan game.
Mereka menilai sistem Kickstarter membuka celah penyalahgunaan dana.
Game ini diduga rilis di Steam agar pendanaan dapat dicairkan.
Lima minggu setelah rilis, studio mengalami krisis internal serius.
Urutan peristiwa ini meningkatkan kecurigaan komunitas secara signifikan.
Struktur Dewan Jadi Sorotan Publik
Investigasi komunitas menemukan data perusahaan terbaru.
Per tanggal 30 Desember 2025, dewan studio hanya mencantumkan satu nama.
Nama tersebut tercatat sebagai Steven Sharif.
Temuan ini memicu kebingungan di kalangan pemain dan investor.
Steven sebelumnya menyatakan bahwa dewan mengambil alih kendali.
Namun, data resmi justru menunjukkan sebaliknya.
Sementara itu, John Moore tercatat sebagai CFO.
Ia tidak terdaftar sebagai anggota dewan perusahaan.
Krisis Intrepid Studios: Pemain Ajukan Refund dan Tunggu Kepastian
Sejumlah pemain mulai menghubungi Steam Support.
Mereka meminta pengembalian dana atas pembelian game.
Pemain menyertakan bukti krisis internal studio.
Mereka berharap Steam mempertimbangkan situasi luar biasa ini.
Hingga kini, Steven Sharif belum memberikan pernyataan lanjutan.
Ia menyebut faktor hukum membatasi ruang komunikasi publik.
Nasib Ashes of Creation masih belum jelas.
Komunitas kini menunggu kepastian resmi dari pihak terkait.
“Baca Juga: COR3 Rilis Trailer Perdana, Proyek Baru Dev Escape from Tarkov“