Whisky galore movie – Harga game terus menjadi perbincangan menjelang peluncuran sejumlah judul besar. Salah satunya datang dari Grand Theft Auto VI yang mendapat perhatian besar dari gamer.
Strauss Zelnick, CEO Take-Two Interactive, juga memiliki pandangan berbeda mengenai harga game standar. Menurutnya, harga $60 sudah tidak lagi mencerminkan nilai sejumlah game modern.
Namun, Rockstar Games tetap mempertimbangkan kemampuan konsumen saat menentukan harga GTA VI. Karena itu, perusahaan memilih strategi harga yang tidak terlalu tinggi.
“Baca Juga: Mod Undertale Hidupkan Lagi Game Indie Setelah 8 Tahun“
Rockstar Sempat Pertimbangkan Harga GTA VI di Atas $80
Strauss Zelnick mengungkap rencana harga tersebut dalam podcast Squawk Pod milik CNBC. Ia mengatakan Take-Two sempat mempertimbangkan harga reguler GTA VI di atas $80.
Namun, Rockstar kemudian mengurungkan rencana tersebut. Perusahaan mempertimbangkan reaksi gamer terhadap harga yang terlalu tinggi.
Menurut Zelnick, Take-Two menilai GTA VI menawarkan nilai besar bagi konsumen. Akan tetapi, perusahaan tetap ingin menjaga harga agar konsumen mampu membelinya.
Strategi tersebut menunjukkan bahwa Rockstar tidak hanya mempertimbangkan nilai produk. Mereka juga memperhatikan daya beli serta persepsi gamer terhadap harga game.
GTA VI Hadir dengan Dua Pilihan Edisi
Rockstar menyiapkan dua edisi GTA VI untuk konsumen. Kedua edisi tersebut menawarkan harga dan konten yang berbeda.
Edisi reguler memiliki harga $80. Sementara itu, edisi Premium memiliki harga $100.
Zelnick menilai kedua harga tersebut masih sebanding dengan nilai yang Rockstar berikan. Namun, ia juga memahami bahwa sebagian gamer mungkin menganggap harga tersebut terlalu tinggi.
Karena itu, Take-Two tetap mencari keseimbangan antara kualitas produk dan kemampuan konsumen. Perusahaan ingin gamer merasa puas setelah membeli GTA VI.
Edisi Premium Lebih Banyak Mendapat Pre-Order
Zelnick juga membahas respons gamer terhadap dua edisi GTA VI. Menurutnya, edisi Premium saat ini mendapatkan lebih banyak pre-order.
Antusiasme tersebut cukup masuk akal karena GTA VI menjadi salah satu game paling dinantikan. Banyak gamer juga sudah menunggu kelanjutan seri Grand Theft Auto selama bertahun-tahun.
Selain itu, popularitas waralaba Grand Theft Auto turut mendorong minat terhadap edisi Premium. Gamer tampaknya bersedia membayar lebih untuk mendapatkan pengalaman yang Rockstar tawarkan.
Rockstar Tidak Ingin Harga Menghalangi Gamer
Rockstar tampaknya memahami bahwa harga dapat memengaruhi keputusan pembelian gamer. Oleh sebab itu, perusahaan memilih harga yang menurut mereka masih masuk akal.
Strategi tersebut juga menunjukkan perhatian Rockstar terhadap hubungan dengan konsumennya. Perusahaan tentu ingin gamer tetap menganggap GTA VI sebagai produk bernilai tinggi.
Dengan harga $80 untuk edisi reguler dan $100 untuk Premium, GTA VI tetap membawa harga tinggi. Namun, Rockstar tidak memilih harga yang lebih ekstrem.
Kini, keputusan tersebut kembali menimbulkan perdebatan di kalangan gamer. Sebagian gamer mungkin menganggap harga tersebut sepadan dengan kualitas GTA VI.
Namun, sebagian lainnya mungkin menilai Rockstar perlu memberikan harga yang lebih rendah. Bagaimana menurut kamu, apakah harga GTA VI sudah sesuai dengan nilai yang ditawarkan?
“Baca Juga: Cyberleek Ajukan 3 Tuntutan kepada Rockstar soal GTA 6“