Screenshot Splinter Cell Remake Bocor, Tampilkan Tbilisi

Whisky galore movie – Ubisoft kembali menjadi sorotan setelah beberapa screenshot Splinter Cell Remake muncul di internet. Bocoran tersebut memberikan gambaran awal tentang tampilan game terbaru ini.

Ubisoft pertama kali mengumumkan remake tersebut sekitar lima tahun lalu. Namun, perusahaan belum banyak membagikan perkembangan proyek kepada publik.

Kini, sejumlah gambar dari pengembangan awal game mulai beredar. Kemunculan gambar tersebut membuat penggemar kembali membicarakan proyek ini.

“Baca Juga: State of Play September 2026 Hadir, Ini Jadwalnya“

Screenshot Menampilkan Lokasi Tbilisi

Bocoran screenshot Splinter Cell Remake muncul dari portofolio seorang pengembang. Pengembang tersebut pernah terlibat dalam pengerjaan proyek remake tersebut.

Gambar itu bukan materi resmi dari Ubisoft. Namun, gambar tersebut memperlihatkan beberapa detail lingkungan yang cukup jelas.

Menurut laporan yang beredar, gambar tersebut berasal dari build awal sekitar 2024. Materi itu menampilkan Tbilisi, Georgia sebagai salah satu lokasi utama.

Game Splinter Cell pertama juga menggunakan Tbilisi sebagai lokasi misi pembuka. Karena itu, penggemar langsung mengenali beberapa elemen dari game klasik tersebut.

Screenshot menunjukkan halaman belakang dengan berbagai coretan grafiti. Gambar tersebut juga menampilkan etalase toko yang menjual makanan tradisional Georgia.

Selain itu, pemain dapat melihat poster politik dalam lingkungan permainan. Poster tersebut mencantumkan nama Kombayn Nikoladze.

Kombayn Nikoladze merupakan presiden fiksi Georgia dalam cerita Splinter Cell. Karakter tersebut juga berperan sebagai antagonis utama dalam game pertama.

Remake Tetap Membawa Elemen dari Game Original

Selain visual lingkungan, bocoran tersebut juga menunjukkan beberapa elemen cerita. Ubisoft tampaknya tetap mempertahankan sejumlah detail dari game original.

Salah satu gambar memperlihatkan selebaran yang sudah robek. Selebaran tersebut mencantumkan tahun 2004.

Kemudian, sebuah catatan berbahasa Rusia juga menarik perhatian penggemar. Catatan tersebut menghadirkan lelucon yang mengajak pemain berhenti mencari makna tersembunyi.

Detail tersebut menunjukkan perhatian pengembang terhadap elemen kecil dalam lingkungan game. Karena itu, remake ini berpotensi tetap mempertahankan karakter khas seri Splinter Cell.

Namun, pemain tidak boleh menganggap semua detail tersebut sebagai hasil akhir. Build yang bocor masih berada dalam tahap pengembangan awal.

Visual Remake Masih Bisa Mengalami Perubahan

Beberapa screenshot menunjukkan pencahayaan yang lebih terang daripada game Splinter Cell sebelumnya. Kondisi tersebut mungkin terjadi karena gambar menampilkan aset pengembangan.

Pencahayaan dalam gambar juga belum tentu mencerminkan pengalaman bermain sebenarnya. Pengembang masih dapat mengubah pencahayaan sebelum game meluncur.

Selain pencahayaan, Ubisoft juga dapat mengubah desain lingkungan. Pengembang mungkin melakukan penyesuaian terhadap aset dan tata letak level.

Karena itu, pemain sebaiknya melihat bocoran tersebut sebagai gambaran sementara. Ubisoft masih memiliki banyak waktu untuk menyempurnakan proyek tersebut.

Ubisoft Belum Umumkan Jadwal Rilis

Kebocoran screenshot memberikan kabar positif bagi penggemar yang menunggu Splinter Cell Remake. Setidaknya, gambar tersebut menunjukkan aktivitas pengembangan proyek.

Selain itu, detail lingkungan memperlihatkan pendekatan Ubisoft terhadap game original. Pengembang tampaknya ingin mempertahankan identitas klasik sambil memperbarui visual.

Meski begitu, Ubisoft belum mengumumkan tanggal rilis resmi. Perusahaan juga belum memberikan informasi lengkap mengenai perkembangan game tersebut.

Sementara itu, rumor industri memperkirakan Splinter Cell Remake dapat meluncur pada 2027. Namun, Ubisoft belum mengonfirmasi rumor tersebut.

Dengan demikian, penggemar masih perlu menunggu informasi resmi dari Ubisoft. Screenshot yang beredar saat ini hanya memberikan gambaran awal tentang proyek remake tersebut.

“Baca Juga: No Rest for the Wicked 1.0 Ditunda hingga Maret 2027“