Tencent Bantah Gugatan Sony atas Game Light of Motiram

Whisky galore movie – Tencent Bantah Gugatan Sony: Kasus hukum antara Sony dan Tencent kembali mencuat setelah game Light of Motiram mendapat gugatan karena dianggap mirip dengan seri Horizon. Sony menilai game baru Tencent memiliki kemiripan yang terlalu dekat dengan karyanya. Namun, Tencent menilai tuduhan itu berlebihan dan berusaha melawan di pengadilan.

“Baca Juga: Leak Kit Durin Genshin Impact Bikin Fans Penasaran“

Detail Gugatan Sony Terhadap Tencent

Sony menggugat Tencent dengan alasan Light of Motiram memiliki konsep mirip Horizon. Mereka menilai Tencent melanggar hak cipta serta desain kreatif. Gugatan ini mencakup elemen cerita, gaya visual, hingga desain karakter yang dianggap menyalin identitas Horizon.

Menurut laporan The Game Post, Sony menegaskan bahwa kesamaan terlalu mencolok. Mereka khawatir Tencent memanfaatkan kesuksesan Horizon untuk meraup keuntungan dari nama besar tersebut.

Tanggapan Keras dari Tencent

Tencent langsung memberikan tanggapan resmi. Mereka menilai gugatan Sony berlebihan dan tidak berdasar. Tencent bahkan mengajukan mosi pembatalan kasus tersebut.

Menurut Tencent, Sony bukan sedang melindungi hak cipta. Mereka menuduh Sony berusaha memonopoli gaya penceritaan yang sebenarnya sudah umum di industri game. Elemen naratif seperti dunia pasca-apokaliptik atau karakter perempuan tangguh sudah banyak digunakan dalam game lain.

Perbandingan dengan Game Lama

Tencent juga menyinggung soal game lama. Mereka menyebut Enslaved: Odyssey to the West karya Ninja Theory sebagai contoh. Game tersebut dirilis pada 2013 dan memiliki karakter utama perempuan berambut merah yang menghadapi monster berbentuk robot.

Bahkan, menurut Tencent, Jan-Bart Van Beek selaku Art Director Horizon pernah mengakui adanya kemiripan konsep dengan Enslaved. Hal ini menunjukkan bahwa elemen serupa bukanlah hal baru dan bukan hanya milik Sony.

Proses Hukum Masih Berlanjut

Saat artikel ini ditulis pada 19 September 2025, Tencent meminta pengadilan membatalkan kasus tersebut. Alasan mereka cukup jelas. Pertama, mereka menilai pengadilan tidak memiliki yurisdiksi atas gugatan ini. Kedua, klaim Sony dianggap gagal membuktikan pelanggaran nyata.

Selain itu, Light of Motiram sendiri masih dalam tahap pengembangan. Game ini baru dijadwalkan rilis pada akhir 2027. Tencent berargumen bahwa menggugat proyek yang belum rilis terlalu dini dan tidak masuk akal.

Bagaimana Nasib Kasus Ini?

Perdebatan antara Sony dan Tencent menunjukkan ketegangan besar di industri game global. Di satu sisi, Sony ingin melindungi karya mereka. Namun di sisi lain, Tencent menilai tuduhan tersebut berlebihan dan berusaha membatasi kreativitas studio lain.

Kasus ini bisa memengaruhi arah pengembangan Light of Motiram. Jika gugatan Sony diterima, Tencent mungkin harus mengubah desain atau bahkan menunda perilisannya. Namun, jika gugatan ditolak, hal ini bisa menjadi preseden baru bagi industri game.

Kesimpulan: Tencent Bantah Gugatan Sony

Kasus gugatan antara Sony dan Tencent terkait Light of Motiram menunjukkan kompleksitas dunia hukum game modern. Sony menilai game tersebut terlalu mirip Horizon. Namun, Tencent menolak tuduhan itu dan meminta pembatalan kasus.

Dengan proses hukum yang masih berjalan, belum ada jawaban pasti tentang hasil akhirnya. Untuk saat ini, gamer hanya bisa menunggu perkembangan terbaru dari kasus ini sambil menantikan rilis resmi Light of Motiram pada 2027 mendatang.

“Baca Juga: Borderlands 4 Update Baru Bikin PC Lebih Stabil“