Windrose Laris 500 Ribu Kopi dalam 48 Jam

Whisky galore movie  Industri game indie terus menunjukkan perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak developer kecil berhasil menarik perhatian gamer global. Mereka menciptakan game seru meski memiliki dana terbatas.

Kini, game indie bertema bajak laut berjudul Windrose langsung mencuri perhatian sejak awal rilis. Game ini hadir dalam versi Early Access dan langsung mendapat respons positif. Dalam waktu singkat, Windrose berhasil mencatat angka penjualan yang sangat tinggi.

“Baca Juga: Steam Akui Error Rating IGRS, Gamer Sempat Bingung“

Windrose Tembus 500 Ribu Kopi dalam 48 Jam

Publisher Pocketpair mengumumkan pencapaian besar melalui akun resmi mereka di platform X. Mereka menyatakan bahwa Windrose terjual lebih dari 500 ribu kopi. Angka tersebut tercapai hanya dalam waktu dua hari setelah rilis Early Access.

Pihak Pocketpair menyampaikan rasa terima kasih kepada para pemain. Mereka menghargai dukungan besar dari komunitas gamer. Selain itu, mereka juga mengajak pemain terus menjelajahi lautan dalam game ini.

Mereka menggambarkan pengalaman bermain sebagai petualangan bajak laut yang penuh tantangan. Pemain dapat membangun reputasi sebagai legenda laut. Oleh karena itu, antusiasme pemain terus meningkat sejak hari pertama.

Aktivitas Player di Steam Terus Ramai

Selain penjualan tinggi, jumlah pemain aktif juga menunjukkan tren positif. Data dari SteamDB menunjukkan angka pemain yang cukup stabil. Rata-rata pemain aktif berkisar antara 30 ribu hingga 60 ribu setiap hari.

Bahkan, puncak pemain bersamaan mencapai angka 113.930 sejak perilisan pada 14 April 2026. Angka ini tergolong besar untuk ukuran game indie. Hal ini menunjukkan bahwa minat pemain terhadap Windrose sangat tinggi.

Selain itu, jumlah pemain aktif masih berpotensi meningkat. Banyak gamer baru terus mencoba game ini setiap harinya. Dengan demikian, popularitas Windrose kemungkinan akan terus naik.

Windrose Ungguli Game Bajak Laut Besar

Jika dibandingkan dengan game lain, Windrose menunjukkan performa yang sangat kuat. Sebagai contoh, game Skull and Bones dari Ubisoft memiliki jumlah pemain jauh lebih kecil.

Data SteamDB mencatat puncak pemain Skull and Bones hanya sekitar 2.615 pemain. Bahkan, jumlah pemain harian hanya berkisar 100 hingga 200 orang. Perbandingan ini menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan.

Windrose berhasil menarik perhatian lebih besar meski berstatus game indie. Sebaliknya, game besar dengan anggaran tinggi tidak selalu menjamin kesuksesan.

Kesimpulan: Windrose Jadi Pendatang Baru yang Menjanjikan

Windrose membuktikan bahwa kualitas gameplay mampu mengalahkan keterbatasan dana. Game ini berhasil menarik ratusan ribu pemain dalam waktu singkat. Selain itu, jumlah pemain aktif juga terus menunjukkan angka yang kuat.

Ke depan, Windrose berpotensi menjadi salah satu game indie terbaik tahun ini. Jika developer terus menghadirkan konten baru, popularitasnya bisa semakin meningkat.

Jadi, apakah kamu siap berlayar dan menjadi bajak laut legendaris di Windrose?

“Baca Juga: Mayoritas Player Resident Evil Requiem Sudah Tamat“