Whisky galore movie – Krafton kembali menjadi sorotan setelah konflik dengan Unknown Worlds memanas. Perselisihan ini berfokus pada pemecatan tim leadership Subnautica 2. Akibatnya, proses hukum berjalan dan menghambat perilisan game.
Kini, kabar terbaru membawa perkembangan penting. Pengadilan memerintahkan Krafton untuk memulihkan posisi mantan CEO. Keputusan ini langsung menarik perhatian komunitas game.
“Baca Juga: Miks Valorant: Skill, Role, dan Gameplay Lengkap“
Pengadilan Perintahkan Kembalikan Ted Gill
Pengadilan Delaware mengambil keputusan tegas terhadap kasus ini. Hakim memerintahkan Krafton untuk mempekerjakan kembali Ted Gill sebagai CEO. Keputusan ini muncul setelah pengadilan menilai tindakan Krafton tidak tepat.
Hakim menyatakan Krafton melanggar kesepakatan kerja yang berlaku. Perusahaan dianggap memberhentikan tim inti tanpa alasan jelas. Selain itu, Krafton dinilai mengambil alih operasional secara tidak wajar.
Karena itu, pengadilan membatalkan keputusan pemecatan tersebut. Posisi CEO harus kembali dipegang oleh Ted Gill. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas pengembangan game.
Akses Game dan Wewenang CEO Dipulihkan
Pengadilan tidak hanya memulihkan jabatan CEO. Hakim juga memerintahkan Krafton untuk tidak mengganggu kinerja Ted Gill. Selain itu, perusahaan harus mengembalikan akses Subnautica 2 ke Steam.
Keputusan ini memberi ruang bagi tim untuk melanjutkan pengembangan. Dengan begitu, proses menuju Early Access bisa berjalan lebih lancar. Komunitas gamer pun berharap proyek ini kembali stabil.
Bonus Besar Jadi Sorotan Utama
Selain konflik jabatan, masalah bonus juga memicu sengketa. Pengadilan memberi tenggat waktu baru kepada Krafton. Perusahaan harus membayar bonus sebesar 250 juta dolar.
Bonus tersebut ditujukan kepada tiga mantan pimpinan Unknown Worlds. Tenggat waktu pembayaran kini diperpanjang hingga September 2026. Nilai besar ini menjadi salah satu inti konflik.
Hakim juga menilai alasan baru dari Krafton tidak kuat. Klaim terkait perubahan peran dianggap tidak cukup membenarkan pemecatan. Oleh karena itu, pengadilan tetap berpihak pada mantan leadership.
Data Internal dan Upaya Perlindungan
Kasus ini juga melibatkan isu kebocoran data internal. Pengadilan menilai tim Unknown Worlds telah mengambil langkah perlindungan. Mereka berusaha menjaga data penting selama konflik berlangsung.
Tim disebut menyimpan data dengan aman dan bertanggung jawab. Mereka juga berencana mengembalikan data tersebut. Hal ini menunjukkan upaya menjaga integritas studio.
Target Penjualan Subnautica 2 Terungkap
Pengadilan juga mengungkap proyeksi penjualan Subnautica 2. Krafton sebelumnya memperkirakan penjualan tinggi pada Early Access. Game ini diprediksi mampu terjual lebih dari 1,67 juta kopi.
Prediksi tersebut muncul untuk kuartal akhir 2025. Selain itu, game ini diperkirakan menghasilkan pendapatan besar. Nilai tersebut mencapai ratusan juta dolar.
Angka ini menarik perhatian CEO Krafton. Ia menilai akuisisi studio mungkin terlalu mahal. Selain itu, ia khawatir pembayaran bonus akan memengaruhi citra perusahaan.
Dugaan Motif di Balik Pemecatan
Hakim menemukan dugaan motif di balik keputusan Krafton. CEO perusahaan disebut mencari cara menghindari pembayaran bonus. Salah satu langkah yang diambil adalah memecat tim leadership.
Selain itu, laporan menyebut adanya konsultasi dengan ChatGPT. Konsultasi tersebut digunakan untuk mempertimbangkan keputusan bisnis. Hal ini menambah sorotan terhadap kasus ini.
Krafton Beri Tanggapan Resmi
Krafton merespons keputusan pengadilan dengan ketidaksetujuan. Perusahaan menyatakan tetap fokus pada pengembangan Subnautica 2. Mereka juga menegaskan komitmen untuk menghadirkan pengalaman terbaik.
Namun, Krafton mengaku akan mengevaluasi situasi ini. Perusahaan ingin menjaga hubungan dengan komunitas game. Langkah ini penting untuk mempertahankan kepercayaan pemain.
Dampak Besar bagi Industri Game
Kasus ini memberi pelajaran penting bagi industri game. Hubungan antara publisher dan developer harus tetap seimbang. Keputusan bisnis tidak boleh merugikan tim kreatif.
Selain itu, kasus ini menunjukkan pentingnya transparansi. Perusahaan harus menjaga kepercayaan internal dan eksternal. Dengan begitu, proyek game dapat berjalan tanpa hambatan besar.