Mantan Pengembang Saints Row Siapkan Prequel Baru

Whisky galore movie – Game Saints Row sempat menjadi salah satu franchise aksi paling populer pada awal 2000-an. Namun, versi reboot yang dirilis pada 2022 justru menuai kekecewaan besar. Banyak pemain menilai game tersebut kehilangan identitas khas yang membuat seri aslinya sukses.

Kegagalan itu berdampak besar pada pengembangnya. Embracer Group, perusahaan yang menaungi Volition, akhirnya menutup studio tersebut pada tahun yang sama. Keputusan ini membuat masa depan Saints Row tampak suram.

Namun, kabar baru memberi sedikit harapan bagi para penggemar. Seorang mantan pengembang utama dari seri pertama Saints Row kini mengaku sedang menyiapkan ide baru untuk menghidupkan kembali franchise tersebut.

“Baca Juga: 7 Hero Ampuh untuk Counter Granger di Mobile Legends 2025“


Christopher Stockman Siapkan Pitch untuk Prequel

Christopher Stockman, pengembang yang terlibat dalam Saints Row 1, mengumumkan rencananya untuk membuat pitch atau pengajuan konsep game Saints Row terbaru. Menariknya, game ini bukan sekuel melainkan prequel, yang akan menjelaskan latar belakang cerita awal seri tersebut.

Pengumuman ini ia sampaikan langsung melalui forum Reddit. Dalam postingannya, Stockman mengatakan bahwa dirinya telah diminta untuk menyiapkan pitch resmi. Ia tidak dapat mengungkap banyak detail, tetapi memastikan bahwa proyek ini bukan game VR.

Pernyataan ini penting karena saat ini Stockman memimpin studio yang berfokus pada pengembangan game realitas virtual. Banyak fans menduga proyek baru ini akan menjadi game VR, tetapi ia menegaskan bahwa Saints Row baru ini akan kembali ke akarnya — dunia aksi terbuka yang dikenal dalam seri aslinya.


Kritik Keras terhadap Reboot 2022

Dalam wawancara bersama Esports Insider, Stockman menyebut bahwa Saints Row Reboot gagal memenuhi ekspektasi penggemar. Menurutnya, game itu terlalu jauh dari identitas asli Saints Row yang dikenal penuh aksi, humor, dan karakter kuat.

Ia juga menceritakan bahwa saat mendengar rencana reboot, ia sempat berbicara dengan teman lamanya yang menjadi produser proyek tersebut. Ia mengaku langsung menolak ide reboot itu dan menilai keputusan tersebut sebagai kesalahan besar.

Stockman bahkan mengatakan bahwa reboot itu “tidak terasa seperti Saints Row” dan lebih pantas memakai judul lain.


Embracer Diduga Menanggapi Ucapannya

Dalam wawancara yang sama, Stockman sempat menyampaikan pesan kepada Embracer Group. Ia berharap agar pihak perusahaan menghubunginya jika mereka ingin menghidupkan kembali Saints Row dengan pendekatan baru.

Ia juga menyebut siap mengajak kembali para anggota tim lama yang dulu mengembangkan Saints Row 1. Menurutnya, mereka bisa mengerjakan proyek baru dengan anggaran terbatas tanpa harus bergantung penuh pada dana Embracer.

Tidak lama setelah wawancara itu, Stockman mengumumkan bahwa Embracer benar-benar menghubunginya. Perusahaan meminta dirinya untuk menyiapkan pitch prequel Saints Row.


Mantan Pengembang Saints Row: Harapan Baru untuk Franchise Saints Row

Meskipun belum ada kepastian apakah pitch ini akan diterima, pengumuman Stockman memberi harapan besar bagi penggemar lama Saints Row. Banyak yang ingin melihat franchise ini kembali dengan gaya khasnya — aksi liar, humor gelap, dan cerita yang kuat.

Jika pitch tersebut disetujui, Saints Row berpotensi kembali menjadi salah satu seri game aksi dunia terbuka yang menarik perhatian banyak pemain. Untuk saat ini, para penggemar hanya bisa menunggu kabar resmi dari Embracer dan Stockman mengenai nasib proyek ini.

“Baca Juga: Nintendo Hadapi Pemeriksaan Ulang Paten Game di AS“