Whisky galore movie – Game terbaru Phantom Blade Zero mencatat kesuksesan besar sejak peluncurannya pada 29 Oktober 2026. Game besutan pengembang asal Tiongkok tersebut berhasil menarik jutaan pemain dalam waktu singkat.
Menurut laporan Alinea Analytics, Phantom Blade Zero mencatat estimasi pendapatan sebesar US$223 juta. Game ini juga berhasil menjual sekitar 4,3 juta kopi hanya dalam lima hari.
Pencapaian tersebut menjadikan Phantom Blade Zero salah satu game baru paling sukses sepanjang 2026. Bahkan, analis menilai game ini mampu bersaing di pasar global tanpa menghadirkan versi Xbox.
“Baca Juga: Among Us Bantu Selamatkan Remaja dari Penculikan“
1. Phantom Blade Zero Terjual 4,3 Juta Kopi dalam Lima Hari
Alinea Analytics memperkirakan Phantom Blade Zero menghasilkan pendapatan US$223 juta sejak peluncurannya. Estimasi tersebut berasal dari penjualan sekitar 4,3 juta kopi.
Steam menjadi penyumbang penjualan terbesar dengan 3,1 juta kopi. Jumlah tersebut mencakup sekitar 72,6 persen dari total penjualan.
Sementara itu, versi PlayStation 5 menyumbang sekitar 1,2 juta kopi. Platform tersebut memberikan kontribusi sebesar 27,4 persen.
Pencapaian ini menempatkan Phantom Blade Zero di posisi kesepuluh game baru tersukses 2026. Peringkat tersebut mengacu pada estimasi pendapatan gabungan Steam, Xbox, dan PlayStation.
2. Tiongkok dan Asia Timur Menyumbang Lebih dari Setengah Penjualan
Laporan Alinea Analytics juga mengungkap kontribusi besar pasar Tiongkok, Taiwan, dan Hong Kong. Ketiga wilayah tersebut menyumbang sekitar 55 persen dari total kopi terjual.
Kontribusinya mencapai 56 persen untuk penjualan Steam. Sementara itu, PlayStation 5 mencatat kontribusi sekitar 50 persen dari ketiga wilayah tersebut.
Namun, kontribusi pendapatan ketiga wilayah itu hanya mencapai 45 persen. Angkanya berbeda antara Steam sebesar 47 persen dan PlayStation sebesar 40 persen.
Perbedaan tersebut berkaitan dengan harga jual game di setiap wilayah. Di Amerika Serikat, Phantom Blade Zero memiliki harga sekitar US$60.
Sebaliknya, pemain di Tiongkok dapat membeli game tersebut dengan harga sekitar US$40. Karena itu, tingginya jumlah pembeli tidak selalu menghasilkan pendapatan sebanding.
3. Phantom Blade Zero Menjadi Hit Global di Steam
Kesuksesan Phantom Blade Zero tidak hanya bergantung pada pasar Asia Timur. Alinea Analytics menyebut game ini tetap masuk 20 besar game baru 2026 berdasarkan pendapatan.
Peringkat tersebut bahkan tetap berlaku ketika analis mengabaikan kontribusi Tiongkok, Taiwan, dan Hong Kong. Kondisi ini memperkuat posisinya sebagai salah satu kesuksesan global tahun ini.
Analis Alinea Analytics, Rhys Elliott, menyebut Phantom Blade Zero sebagai hit global. Game ini juga mencatat jumlah pemain bersamaan yang sangat tinggi di Steam.
Berdasarkan laporan tersebut, jumlah pemain bersamaan sempat mencapai 833.921 orang. Angka tersebut menunjukkan besarnya antusiasme gamer terhadap game terbaru ini.
4. Kesuksesan Phantom Blade Zero Perkuat Pasar Game Single-Player
Pencapaian Phantom Blade Zero kembali menunjukkan besarnya pasar game single-player. Game dengan pengalaman bermain solo ternyata masih mampu menarik jutaan pembeli.
Selain itu, kesuksesan ini memperlihatkan peluang besar bagi game AAA. Pengembang dapat meraih pendapatan tinggi meski tidak merilis game di semua platform.
Phantom Blade Zero juga menjadi salah satu kandidat yang menarik perhatian dalam persaingan penghargaan Game of the Year 2026. Namun, penilaian akhir tetap bergantung pada kualitas dan persaingan game lainnya.
Dengan penjualan jutaan kopi serta estimasi pendapatan ratusan juta dolar, game ini mencatat debut yang mengesankan. Kini, para gamer menantikan perkembangan penjualan dan pencapaian berikutnya.
“Baca Juga: The Elder Scrolls VI: Sentinel Dirumorkan Rilis 2028“