Dua Leaker Honkai Star Rail Didenda 1 Juta Yuan

Komunitas game gacha mendapat kabar terbaru mengenai kasus kebocoran konten Honkai Star Rail. Kali ini, miHoYo berhasil memenangkan gugatan terhadap dua pelaku penyebaran informasi rahasia game tersebut.

Kedua pelaku harus membayar ganti rugi sebesar 1 juta yuan kepada miHoYo. Putusan ini menjadi peringatan bagi pihak yang menyebarkan konten rahasia sebelum pengumuman resmi.

“Baca Juga: Mod Soulslike Phantom Blade Zero Hadir Sehari Setelah Rilis“

1. Pengadilan Putuskan Dua Leaker Bayar Ganti Rugi

Menurut laporan ITHome, Departemen Hukum miHoYo mengumumkan perkembangan gugatan pada 28 Oktober 2026. Pengadilan telah mengeluarkan putusan tingkat pertama terkait penyalahgunaan rahasia produk Honkai Star Rail.

Dalam putusan tersebut, dua terdakwa harus membayar ganti rugi secara bersama-sama. Total kewajiban mereka mencapai 1 juta yuan.

Kasus ini melibatkan dua individu yang menyebarkan informasi dan aset rahasia Honkai Star Rail. Keduanya menggunakan cara berbeda untuk memperoleh serta membagikan materi tersebut.

2. Terdakwa Pertama Sebarkan Data Rahasia Melalui Tencent Channel

Terdakwa pertama bernama Yang. Ia mengelola sebuah kanal komunitas Tencent Channel bernama “咖啡森林” atau Coffee Forest.

Menurut laporan tersebut, Yang membagikan data rahasia Honkai Star Rail yang belum tersedia untuk publik. Ia juga menyebarkan panduan penggunaan data tersebut kepada pengguna lain.

Melalui panduan itu, pengguna dapat mengatur game untuk mengakses konten rahasia. Tindakan tersebut membuat informasi internal game tersebar lebih luas.

3. Terdakwa Kedua Ekstrak Aset Rahasia Game

Sementara itu, terdakwa kedua bernama Guo. Ia memperoleh sejumlah materi rahasia Honkai Star Rail melalui cara yang tidak sah.

Guo kemudian mengekstrak dan menyebarkan berbagai aset game secara online. Materi tersebut mencakup model karakter, kemampuan, hingga rekaman gameplay.

Penyebaran aset tersebut memungkinkan publik melihat konten yang belum miHoYo umumkan. Karena itu, tindakan Guo turut menjadi bagian dari gugatan perusahaan.

4. Kedua Leaker Wajib Hentikan Pelanggaran dan Buat Pernyataan

Selain membayar ganti rugi, kedua terdakwa harus memenuhi sejumlah kewajiban tambahan. Mereka wajib menghentikan seluruh tindakan yang melanggar kerahasiaan produk miHoYo.

Pengadilan juga meminta keduanya memublikasikan pernyataan melalui akun Bilibili dan kanal video QQ. Mereka harus menjalankan kewajiban tersebut selama 30 hari berturut-turut.

Langkah ini menjadi bagian dari konsekuensi hukum atas tindakan mereka. Selain itu, kewajiban tersebut bertujuan memberikan klarifikasi kepada publik.

5. miHoYo Pernah Menindak Leaker Genshin Impact

Kasus ini bukan pertama kalinya miHoYo mengambil langkah hukum terhadap pelaku kebocoran konten. Sebelumnya, perusahaan tersebut juga menangani kasus serupa dalam komunitas Genshin Impact.

Pada Februari 2026, miHoYo dilaporkan menangkap seorang leaker Genshin Impact. Perusahaan juga menuntut ganti rugi dan kewajiban tambahan terhadap pelaku tersebut.

Rangkaian kasus ini menunjukkan keseriusan miHoYo dalam menjaga kerahasiaan produknya. Perusahaan berupaya mencegah penyebaran konten internal sebelum waktu pengumuman resmi.

Kini, putusan terhadap dua leaker Honkai Star Rail kembali menjadi perhatian komunitas game. Kasus tersebut juga mengingatkan para pembocor informasi mengenai risiko hukum dari tindakan mereka.

“Baca Juga: Kode Redeem Ragnarok: The New World Terbaru“